Pilihanku menentukan Masa Depanku

Angin malam menembus kulit
Pohon-pohon membelaiku
dengan belaian daunnya
suara jangkrik menyapaku
dengan suara merdunya


Hati yang sepi penuh gundah
Jiwa yang hampa penuh kegelapan
Langkah yang tak pasti
Membuatku hilang tanpa kendali


Harus kemana aku pergi?
Apakah tinggal diam saja?
ataukah Pergi Jauh?
Itu semua pilihan yang sulit


Melangkah lebih berat
dibandingkan diam!
Berjalan lebih sulit
dibandingkan bicara!


Aku tau ini jalan terbaikku
Namun hati ini berkata
"Kamu masih butuh segalanya"
Ilmu agama adalah hal terpenting
Untuk membuatmu paham
dan terarah kedepannya


Aku tunda harapanku sebentar
Aku simpan cita-citaku sementara
Lakukan hal menurutku baik
Lakukan hal menurut orang lain lebih baik


Jangan kalah dengan egoismu!
Jangan menyerah dengan malasmu!
Bangkitlah junjung masa depanmu! Bangkitlah raih cita-citamu!