Di ceritakan di sebuah Desa ada dua orang Remaja sebut saja mereka adalah Heri dan Doni. Heri adalah sosok jelmaan yang tampan dan menawan sehingga wanita pun banyak yang naksirnya. kebalikannya untuk Doni, Dia adalah jelmaan yang kuat dan sabar ketika belum ada yang naksir dari lahir sampai sekarang. Doni sangat susah untuk mendapatkan Hati wanita maupun memikatnya. hari-hari Doni pun berjalan dengan penuh Jomblo yang kuat dan sabar. terjadilah percakapan diantara mereka berdua :



Heri : "Don? gue udah bosen terlalu banyak cewek yang deketin gue nih." *sambil tertawa



Doni: "hmmm..." *sambil mengelus dada



Heri: "serasa jadi artis kalo seperti ini terus ya, dikejar-kejar cewe-cewe genit."



Doni: " percaya her percaya!."



Heri: " susah juga ya jadi orang ganteng serasa Dunia ini sempit dan milik saya sendiri hahaha."



Doni: " iyakan untuk menurut lu, lain hal nya menurut gue." *jawabnya penuh dengan perasaan


Heri: " kalo menurut lu gimana emang?."



Doni: " menurut gue sendiri Dunia ini serasa penuh dengan kesengsaraan dan cobaan."



Heri: " yah lu malah curhat karna kejombloan lu yg selama ini belum terpecahkan hahaha."



Doni:"puas banget lu ya gue menderita."




•tirining...tirining...(bunyi Hp Heri)



Heri:"bentar don gue angkat telepon dulu."


Doni: " iya silahkan angkat aja."


••lima menit kemudian



Heri: "Duuuuh.. gue disuruh main ke rumah cewe gue menurut lu gimana don?."



Doni:"yaudah ikuti aja apa maunya cewe lu itu."



Heri:"tapi lu maukan anter gue don?."




Doni:"oklah gue mau ikut anter lu."



Heri:" nanti gue kerumah lu pukul 4 sore. lu harus udah stanby."



Doni:"ok."



Pukul 4 sore pun telah tiba, mereka berdua datang ke rumah cewenya Heri. selesai tiba ditempat Heri sudah tidak ragu-ragu lagi bahkan Dia sangat percaya diri. Namun kebalikannya Doni malah gugup dan malu-malu. akhirnya mereka disuruh duduk dikursi yang telah disediakan dan dengan jamuan hidangan yang apa adanya. segelas susu untuk Heri dan segelas air putih untuk Doni. dalam hati Doni menggerutu "nasib-nasib."
Heri dan cewenya ngobrol asik dan tanpa beban. Doni disitu pun hanya bisa menyimak percakapan mereka berdua dan seraya berkata dalam hatinya "gue iri melihat mereka berdua, kapan ya gue seperti itu." *sambil memaikan gelas kosong. Akhirnya mereka pulang karena waktu menunjukkan pukul 17.30 Wib.


*keesokan harinya mereka mengulangi hal yang sama yaitu main kerumah cewenya Heri. Doni hanya bisa menjadi orang pelampiasan dan bodigarnya heri kemana-mana selalu ikut.


*mereka terus mengulanginya sampai Hari ke-527. dimana akhirnya Doni pun Hidup bahagia dan menikah dengan Cewenya Heri.


TAMAT